Kamis, 20 Oktober 2011

LIBURAN SEKOLAH MARSYA

Diawal liburan ini ayah berencana mengajak aku jalan ketaman Buah dimana suasan hijau dan asri membentang didalam pikiran ku, malam itu aku tak kuasa untuk menutup mataku tak sabar rasanya aku ingin cepat berjumpa pagi untuk memakai baju favorit. Pagi harinya aku dan adikku sarapa pagi dengan riang dan senang, tiba-tiba ayah terlihat sangat tidak menyenangkan wajahnya seperti ada kabar yang tak menyenangkan dari raut wajahnya.
Kemudian ayah duduk di meja makan bersama aku serta adik ku tak lama kemudian Ibu datang membawakan kami sarapan pagi, kami pun menikmati sarapan dengan senang hati, tiba-tiba ayah memberitahukan bahwa ayah nanti malam akan pergi keluar kota untuk tugas dinasnya selama 2 Minggu, buyarlah sudah harapan ku untuk liburan sekolah bersama keluargaku sendiri.
Lalu aku pun mengurung diri selama beberapa hari dengan tidak mau keluar sama sekali, namun itu malah membuat aku mengakiti hati ibu hingga akhirnya aku terpaksa menerima kenyataan liburan sekolah ku kali ini hanya berada dirumah dan bermain dengan adik ku Rio, emang tak menyenangkan tapi apa yang harus aku perbuat ini yang ada dihadapan ku.
Esok harinya aku dan ibu membuat kue cake, dengan senang hati membantu ibu membuatnya, adik ku Rio selalu saja mengganggu kami berdua yang sedang asik meramu adonan dan wajah aku tampak kotor, karena tepung berada di pipi kanan dan kiri, ibu yang melihat wajah ku kotor ia pun dengan kasih sayangnya membersihkannya.
Hari hari liburan ku di rumah bersama ibu dan adik membuat aku senang dan sangat menyenangkan, tak terasa sudah seminggu aku berada dirumah banyak yang ku dapat dari sosok ibu yang baik hati jago masak dan begitu menyenangkan, dan aku merasa bahagia, dengan banyak hal yang aku lakukan bersama ibu ku, sungguh takkan aku lupakan bersama ibu membuat banyak kreasi dan menjaga rumah tetap terjaga bersih dan indah.
Hari ini ayah pulang, aku tak merasakan jenuh dan tak merasa bosan liburan kali ini meski hanya main di rumah dan terkadang datang sahabat-sahabat berkunjung seperti sinta, doni, susi serta novia, aku merasa mereka temen terbaik ku, dan aku pun terkadang berkunjung kerumah meraka hanya sekedar mengobrol dan membicarakan hal yang biasa saja.
Ketika aku baru pulang dari rumah novia sore itu, tampak ibu sedang membersihkan halaman rumah dengan segera aku membantunya setelah itu membantu ibu membersihkan ruang tamu serta ruangan televisi akhirnya kerjaan rumah kami selesai, aku pun mandi untuk membersihkan tubuhku yang kotor dan terdapat debu. Kami pun makan malam betriga aku, Rio serta Ibu, sedang asik-asiknya mengobrol tak kami sadari ayah ternyata sudah berada di ruang makan hingga mengejutkan kami, malam itu ayah membawakan kami oleh-oleh dan tak lupa ia pun memberikan kami kejutan yang membuat kami bertiga sangat bahagia, yaitu ayah pulang dengan selamat dan yang lebih menyenangkan kami malam itu ayah mempelihatkan 4 tiket liburan ke Dunia Fantasi, sungguh liburan kali ini begitu menyenangkan dan takkan aku lupa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar