Diawal liburan ini ayah berencana mengajak aku jalan ketaman Buah dimana suasan hijau dan asri membentang didalam pikiran ku, malam itu aku tak kuasa untuk menutup mataku tak sabar rasanya aku ingin cepat berjumpa pagi untuk memakai baju favorit. Pagi harinya aku dan adikku sarapa pagi dengan riang dan senang, tiba-tiba ayah terlihat sangat tidak menyenangkan wajahnya seperti ada kabar yang tak menyenangkan dari raut wajahnya.
Kemudian ayah duduk di meja makan bersama aku serta adik ku tak lama kemudian Ibu datang membawakan kami sarapan pagi, kami pun menikmati sarapan dengan senang hati, tiba-tiba ayah memberitahukan bahwa ayah nanti malam akan pergi keluar kota untuk tugas dinasnya selama 2 Minggu, buyarlah sudah harapan ku untuk liburan sekolah bersama keluargaku sendiri.
Lalu aku pun mengurung diri selama beberapa hari dengan tidak mau keluar sama sekali, namun itu malah membuat aku mengakiti hati ibu hingga akhirnya aku terpaksa menerima kenyataan liburan sekolah ku kali ini hanya berada dirumah dan bermain dengan adik ku Rio, emang tak menyenangkan tapi apa yang harus aku perbuat ini yang ada dihadapan ku.
Esok harinya aku dan ibu membuat kue cake, dengan senang hati membantu ibu membuatnya, adik ku Rio selalu saja mengganggu kami berdua yang sedang asik meramu adonan dan wajah aku tampak kotor, karena tepung berada di pipi kanan dan kiri, ibu yang melihat wajah ku kotor ia pun dengan kasih sayangnya membersihkannya.
Hari hari liburan ku di rumah bersama ibu dan adik membuat aku senang dan sangat menyenangkan, tak terasa sudah seminggu aku berada dirumah banyak yang ku dapat dari sosok ibu yang baik hati jago masak dan begitu menyenangkan, dan aku merasa bahagia, dengan banyak hal yang aku lakukan bersama ibu ku, sungguh takkan aku lupakan bersama ibu membuat banyak kreasi dan menjaga rumah tetap terjaga bersih dan indah.
Hari ini ayah pulang, aku tak merasakan jenuh dan tak merasa bosan liburan kali ini meski hanya main di rumah dan terkadang datang sahabat-sahabat berkunjung seperti sinta, doni, susi serta novia, aku merasa mereka temen terbaik ku, dan aku pun terkadang berkunjung kerumah meraka hanya sekedar mengobrol dan membicarakan hal yang biasa saja.
Ketika aku baru pulang dari rumah novia sore itu, tampak ibu sedang membersihkan halaman rumah dengan segera aku membantunya setelah itu membantu ibu membersihkan ruang tamu serta ruangan televisi akhirnya kerjaan rumah kami selesai, aku pun mandi untuk membersihkan tubuhku yang kotor dan terdapat debu. Kami pun makan malam betriga aku, Rio serta Ibu, sedang asik-asiknya mengobrol tak kami sadari ayah ternyata sudah berada di ruang makan hingga mengejutkan kami, malam itu ayah membawakan kami oleh-oleh dan tak lupa ia pun memberikan kami kejutan yang membuat kami bertiga sangat bahagia, yaitu ayah pulang dengan selamat dan yang lebih menyenangkan kami malam itu ayah mempelihatkan 4 tiket liburan ke Dunia Fantasi, sungguh liburan kali ini begitu menyenangkan dan takkan aku lupa.
Kamis, 20 Oktober 2011
Rabu, 27 Juli 2011
BIARLAH KUMBANG BERADA DI DEKAT MU
Karya : Yoyo
Sejenak aku melamun dalam hayalan ku
Ku sudutkan sejuta perasaan cintaku
Ku lupakan tentang rasa inginku
Ketinggikan keangkuhan ku
Engkau bukanlah yang terkasih
Engkau bukanlah yang aku cari
Karena engkau bunga yang di milik kumbang
Seluas dahaga akan cinta berharap kau kembali
Namun lebih luas rasa untuk menjauh
Kasih biarlah cinta itu usai
Biarlah kumbang berada didekatmu
Biarlah …..; karena aku hanya kebebasan
Yang mencintai bunga-bunga terindah
Sejenak aku melamun dalam hayalan ku
Ku sudutkan sejuta perasaan cintaku
Ku lupakan tentang rasa inginku
Ketinggikan keangkuhan ku
Engkau bukanlah yang terkasih
Engkau bukanlah yang aku cari
Karena engkau bunga yang di milik kumbang
Seluas dahaga akan cinta berharap kau kembali
Namun lebih luas rasa untuk menjauh
Kasih biarlah cinta itu usai
Biarlah kumbang berada didekatmu
Biarlah …..; karena aku hanya kebebasan
Yang mencintai bunga-bunga terindah
Senin, 18 Juli 2011
HATI DALAM ROMANTIS KU
Karya : John ucup
Sejenak dan perlahan aku berjalan
Dalam suasana indah dengan senyuman
Ku menyapa dirimu dengan haru dan cinta
Ku dekap engkau disaat kesedihan menyapa mu
Dalam tangis mu kau bersandar di pundak ku
Ku tenangkan segala resah di hati mu
Dengan pijar cahaya cinta yang ku hadirkan
Hanya untuk mu…..
Ikuti saja rasa dihati mu itu
Dan tenggelamkan dirimu dalam kebahagiaan
Larutkan hatimu dalam cinta ini
Kan kau ketahui cinta ku suci tiada bernoda
Sejenak dan perlahan aku berjalan
Dalam suasana indah dengan senyuman
Ku menyapa dirimu dengan haru dan cinta
Ku dekap engkau disaat kesedihan menyapa mu
Dalam tangis mu kau bersandar di pundak ku
Ku tenangkan segala resah di hati mu
Dengan pijar cahaya cinta yang ku hadirkan
Hanya untuk mu…..
Ikuti saja rasa dihati mu itu
Dan tenggelamkan dirimu dalam kebahagiaan
Larutkan hatimu dalam cinta ini
Kan kau ketahui cinta ku suci tiada bernoda
Kamis, 14 Juli 2011
JANGAN PERNAH MENYERAH
Karya : John Ucup
Bertahan lah selagi kau merasa terlunta
Bertahan lah selagi kau masih bisa bernafas
Dan katakan pada langit kau takkan menyerah
Dan katakan pada semua kau masih ada
Hiasi hari dan jalani masa di saat kritis menjelang
Terus tebarkan benih karya yang masih membeku
Walau hanya sementara dan sesaat
Perjalanan cinta itu adalah universal
Jangan pernah menyerah
Meski ratusan luka menggores hati mu
Jangan pernah menyerah
Meski lautan duri kau injak tanpa alas
Berjuanglah seperti cerita cinta
Berjuanglah hadapi hidup mu dengan terbuka
Bertahan bukan suatu kegagalan hidup
Majulah dengan segelintir kesempatan yang ada
Torehkan apa yang bisa kau lukiskan
Gunakan tangan mu sebatas melahirkan imaji
Dan teruslah berjuang dan berjalan
Takkan selamanya hidup itu indah
Tak selamanya hidup itu bahagia
Tak selamanya cerita itu sengsara
Tak selamanya ceritu itu derita
Jangan pernah menyerah
Meski lelah menyelimuti…!
Bertahan lah selagi kau merasa terlunta
Bertahan lah selagi kau masih bisa bernafas
Dan katakan pada langit kau takkan menyerah
Dan katakan pada semua kau masih ada
Hiasi hari dan jalani masa di saat kritis menjelang
Terus tebarkan benih karya yang masih membeku
Walau hanya sementara dan sesaat
Perjalanan cinta itu adalah universal
Jangan pernah menyerah
Meski ratusan luka menggores hati mu
Jangan pernah menyerah
Meski lautan duri kau injak tanpa alas
Berjuanglah seperti cerita cinta
Berjuanglah hadapi hidup mu dengan terbuka
Bertahan bukan suatu kegagalan hidup
Majulah dengan segelintir kesempatan yang ada
Torehkan apa yang bisa kau lukiskan
Gunakan tangan mu sebatas melahirkan imaji
Dan teruslah berjuang dan berjalan
Takkan selamanya hidup itu indah
Tak selamanya hidup itu bahagia
Tak selamanya cerita itu sengsara
Tak selamanya ceritu itu derita
Jangan pernah menyerah
Meski lelah menyelimuti…!
Minggu, 26 Juni 2011
TAKKAN AKU MELUPAKAN
Karya : John Ucup
Diremang malam yang terang
Ditabir hidup yang selalu saja menggantungku
Di waktu-waktu yang selalu aku sanjungi
Di indahnya pagi saat aku belum terlelap
Engkau selalu saja terbayang duhai gadis ku
Engkau senantiasa hadir dan mengusik hati ku
Engkau selalu aku rindu duhai kasih yang terindah
Kasih ku untuk sepanjang waktu yang tersisah ini
Takkan aku melupakan mu walau sejenak
Takkan pernah aku meninggalkan mu
Walau kau kini jauh dan tak disisi ku
Jarak antara kita takkan pudarkan cinta ku padamu
Seharusnya aku halangi kepergian mu
Dikota itu aku selalu berharap kau selalu setia
Aku selalu berikan hati ku sepenuhnya pada mu
Jagalah dan teruslah mencintaiku kasihku
Tanpa mu aku selalu terluka
Tanpa mu aku selalu saja sendiri
Sepi ku selalu saja terasa dilubuk hati ini
Kau mungkin takkan mengerti dan takkan pahami
Kasih ku.... aku berharap kau mau mengerti
Kasih ku..... aku selalu saja berharap kau ada dan temani aku
Disetiap hari ku yang selalu saja merasa sepi
Tanpa belaian lembut mu duhai bunga ku
Kenangan terindah telah kau berikan
Kenangan bersama mu yang selalu saja menantang
Kau selalu saja datang membawa segudang gairah
Kau cumbu cinta ku dengan sangat hingga aku ketagihan
Dimana engkau berada disana kau bersama cintaku
Jika kau hianati cinta ini kau akan tahu
Disini aku selalu saja menunggu kau kembali
Dalam pelukku yang selalu merindukan mu
Tanpa hadirmu tiada cinta aku rasakan
Tanpa memandang senyum mu tiada hari yang indah
Aku terus kehilangan dirimu yang selalu ku sayangi
Aku selalu saja sendiri menanti kau datang dan temani aku lagi!
Diremang malam yang terang
Ditabir hidup yang selalu saja menggantungku
Di waktu-waktu yang selalu aku sanjungi
Di indahnya pagi saat aku belum terlelap
Engkau selalu saja terbayang duhai gadis ku
Engkau senantiasa hadir dan mengusik hati ku
Engkau selalu aku rindu duhai kasih yang terindah
Kasih ku untuk sepanjang waktu yang tersisah ini
Takkan aku melupakan mu walau sejenak
Takkan pernah aku meninggalkan mu
Walau kau kini jauh dan tak disisi ku
Jarak antara kita takkan pudarkan cinta ku padamu
Seharusnya aku halangi kepergian mu
Dikota itu aku selalu berharap kau selalu setia
Aku selalu berikan hati ku sepenuhnya pada mu
Jagalah dan teruslah mencintaiku kasihku
Tanpa mu aku selalu terluka
Tanpa mu aku selalu saja sendiri
Sepi ku selalu saja terasa dilubuk hati ini
Kau mungkin takkan mengerti dan takkan pahami
Kasih ku.... aku berharap kau mau mengerti
Kasih ku..... aku selalu saja berharap kau ada dan temani aku
Disetiap hari ku yang selalu saja merasa sepi
Tanpa belaian lembut mu duhai bunga ku
Kenangan terindah telah kau berikan
Kenangan bersama mu yang selalu saja menantang
Kau selalu saja datang membawa segudang gairah
Kau cumbu cinta ku dengan sangat hingga aku ketagihan
Dimana engkau berada disana kau bersama cintaku
Jika kau hianati cinta ini kau akan tahu
Disini aku selalu saja menunggu kau kembali
Dalam pelukku yang selalu merindukan mu
Tanpa hadirmu tiada cinta aku rasakan
Tanpa memandang senyum mu tiada hari yang indah
Aku terus kehilangan dirimu yang selalu ku sayangi
Aku selalu saja sendiri menanti kau datang dan temani aku lagi!
Langganan:
Komentar (Atom)
